Gunakan Paspor Palsu Buat Ronaldinho Ditangkap

Gunakan Paspor Palsu Buat Ronaldinho Ditangkap

Gunakan Paspor Palsu Buat Ronaldinho Ditangkap – Legenda sepakbola Brasil, Ronaldinho serta kakaknya, Roberto Assis ditangkap di Bunda Kota Paraguay, Asuncion. Semacam yang dilaporkan Xinhuanet, Kamis( 5/ 3/ 2020), penangkapan dicoba oleh pihak berwajib sebab Ronaldinho serta kakaknya masuk ke Paraguay dengan paspor palsu.

Penangkapan kakak- beradik itu terjalin di Resort Yacht serta Golf Club pada Rabu 4 Maret 2020 malam waktu setempat. Permasalahan yang mengenai Ronaldinho serta kakaknya sudah dikonfirmasi oleh Menteri Dalam Negara Paraguay, Euclides Acevedo.

Acevedo melaporkan Ronaldinho melaksanakan kejahatan sebab memakai paspor palsu buat masuk ke Paraguay. Menteri Dalam Negara Paraguay itu sangat menghormati popularitas Ronaldinho bagaikan legenda sepakbola Brasil serta dunia, namun proses hukum senantiasa bersinambung.

“ Tuan Ronaldinho mempunyai paspor palsu. Itu merupakan kejahatan serta karenanya penangkapan sudah diperintahkan. Aku menghormati popularitas olahraganya namun hukum butuh dihormati tidak hirau siapa yang Kamu,” ucap Acevedo.

Acevedo pula melaporkan kalau penyelidikan sampai dikala ini masih berlangsung. Sehabis penyelidikan berakhir hingga hasilnya lekas jokerwin123 diumumkan kepada publik pada konferensi pers yang hendak berlangsung pada Kamis( 5/ 3/ 2020) waktu setempat. Imbasn gunakan paspor palsu buat Ronaldinho ditangkap pihak Kepolisian.

Peristiwa ini menaikkan catatan permasalahan Ronaldinho yang berkaitan dengan hukum. Tadinya pada November 2018, dokumen ekspedisi Ronaldinho serta Assis pula disita otoritas Brasil sebab kandas membayar denda atas permasalahan yang menjerat mereka pada 2015.

Setelah itu pada tahun kemudian, Ronaldinho serta Assis pula dihukum larangan berangkat ke luar negara dan denda jutaan dolar, sehabis membangun tempat penangkapan ikan tanpa izin area. Pada September 2019, paspor Ronaldinho serta Assis baru pulih namun saat ini mereka terlilit permasalahan lagi.